0
Dikirim pada 24 Januari 2011 di curhat
Tuhan, apa yang harus kukatakan… Kau telah mengetahui segala hal,malahan Kau lebih mengetahui dibandingkan diriku sendiri. Tapi izinkanlah kiranya aku mengungkapkan sedikit perasaan hatiku yang aku gak tahu harus mencurahkannya kepada lagi selain-Mu. Karena tidak ada yang bisa mengerti rahasia hatiku selain-Mu, Tuhan…

 

Aku kehilangan gairah terhadap hal apapun, aku merasa bosan dengan semua hal, aku jenuh, gak ada cita-cita tentang masa depan yang sering orang-orang berusaha mencapainya dengan berbagai cara. Aku hampa.

 

Tapi ketika aku menatap langit malam yamg dihiasi sinar rembulan dan taburan bintang-bintang, ketika aku melihat rintik tetesan hujan yang membasahi bumi, atau ketika aku mendengar lagu-lagu pujian, ada tersemat di hati dan pikiranku sebuah rasa yang begitu syahdu. Sebuah cinta, sebuah kerinduan yang aku tak tahu apakah hakekat sebenarnya. Apa yang kurindukan atau siapa yang kurindukan aku juga gak tahu.

 

Aku teringat suatu buku yang berisi kata-kata mutiara Sayyidina Ali bin Abi Thalib kw.. di buku itu dituliskan obat hati adalah ilmu dan hikmah. Hm.. ilmu? Tapi aku kehilangan minat membacaku, aku kehilangan minat untuk mengerjakan apapun. Aku merasa jenuh. Sedangkan hikmah.. kemana aku harus mencarinya. Orang-orang bijaksana berkata bahwa hikmah bisa kita temui di kehidupan sehari-hari, tapi aku masih terlalu bodoh untuk mengerti dan memikirkan hal-hal yang tersirat di balik yang tersurat.

 

Orang-orang bijaksana berkata bahwa kita harus mempunyai guru agar bisa sampai kepada-Mu. Iya aku tahu itu benar, tapi siapa yang akan mengajarkanku? Siapa yang mau mengajarkanku? Siapa yang akan menuntunku? Mereka berkata bahwa harus ada distributor antara produsen dan konsumen, tapi bukankah ibarat suatu produk pasti ada alamat atau nomor telepon suara konsumen di setiap kemasan. Yah, walaupun kutahu pasti banyak sekali orang yang mengeluh,meminta dan memohon pada-Mu, tapi ku yakin Kau selalu ada waktu untuk semua hal itu. Aku yakin Kau mendengarkan setiap suara.

 

Tuhan, maafkan aku bila aku lancang. Tapi ku mohon biarkan aku bersandar pada-Mu. Kemana lagi aku bercurah selain kepada-Mu?

 

Tuhan, jangan biarkan aku menghujat-Mu apabila yang kuinginkan tak Kau takdirkan. Ajarilah aku cara untuk ikhlas dengan sebenar-benarnya atas semua hal yang Kau takdirkan terhadapku,ajarkan aku kesabaran. Anugerahi jiwaku dengan rasa syukur, agar semangat,harapan dan kasih sayang tak pernah pudar dari dalam hatiku.


Dikirim pada 24 Januari 2011 di curhat
comments powered by Disqus
Profile

>>> Username : Rayhania >>> Nickname : IU >>> My name : Ayu ريحاني Thamreen >>> Fullname : سري ايو ريحانية بنت محمد حسني تمرين More About me

Page
Archive
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 199.796 kali


connect with ABATASA