0
Dikirim pada 24 Januari 2011 di Sejarah (history)



 

Umar bin Abdul Aziz dilahirkan di kota Hulwan, tidak jauh dari Kairo, ketika itu ayahnya yang jadi gubernur di Mesir. Tetapi Ibnu Abdil Hakam meriwayatkan bahwa Umar dilahirkan di Madinah. Silsilah keturunannya dari pihak ibunya, bersambung kepada Khalifah yang kedua, Umar bin Khattab. Sebab itu ia telah mewarisi daripadanya banyak sifat-sifat yang mulia dan jarang tandingannya. Bahkan dimasa kecilnya ia tinggal bersama paman-pamannya ibunya di Madinah. Dalam suasana yang semerbak itulah ia mempelajari bimbingan-bimbingan dan pendapat-pendapat yang sehat, dan disana pulalah ia bertumbuh dengan baiknya. Pendidikan yag diperolehnya dalam masa tersebut mempunyai pengaruh yang besar terhadap sifat-sifatnya yang istimewa dan terpuji itu.

Setelah ia meningkat remaja, ia kawin dengan Fathimah, putri Abdul Malik, pamannya sendiri. Pamannya ini dimasa hidupnya amat mencintainya. Dimasa pemerintahan Khalifah Al-Walid, Umar menjadi gubernur di Madinah. Disana ia mendapatkan reputasi yang baik.

Umar pernah dipecat oleh Khalifah Al-Walid dari jabatannya sebagai gubernur Madinah, karena terjadi perselisihan antara Umar dan Al-Hajjaj, atau karena umar tidak menyetujui tindakan Al-Walid untuk memecat Sulaiman bin Abdul Malik dari kedudukannya sebagai putra-mahkota, dan untuk mengangkat putra Al-Walid sendiri.

‘Umar adalah salah seorang dari khalifah-khalifah yang sedikit jumlahnya, yang dikejar oleh jabatan itu, walaupun mereka tidak mengharapkannya atau berusaha untuk mendapatkannya, bahkan ia ingin sekali untuk menjauhkan diri daripadanya. Umar melihat bahwa jabatan tersebut merupakan suatu ujian yang amat berat baginya.

Khalifah Sulaiman mempunyai seorang putra yang bernama Ayyub, dan dialah yang dicalonkan oleh Sulaiman untuk menjadi Khalifah sesudahnya. Tetapi sayang, ia meninggal lebih dahulu daripada ayahnya. Dan ketika Sulaiman sakit, ia minta nasihat kepada wazirnya – Raja’ ibnu Haiwah – tentang siapakah yang patut ditunjuk untuk menjadi khalifah sesudahnya. Sulaiman menanyakan pendapat Raja’ tentang Umar bin Abdul Aziz. Raja’ menyatakan pujiannya atas pribadi Umar, dan menganjurkan kepada Sulaiman untuk mengangkat Umar sebagai penggantinya.

Ketika dinobatkan sebagai khalifah, dia menyatakan bahwa memperbaiki dan meningkatkan negeri yang berada dalam wilayah Islam lebih baik daripada menambah perluasannya. Ini berarti bahwa prioritas utama adalah pembangunan dalam negeri. Meskipun masa pemerintahannya sangat singkat, di berhasil membangun hubungan baik dengan golongan Syi’ah. Dia juga memberi kebebasan kepada penganut agama lain untuk beribadah sesuai dengan keyakinan dan kepercayaannya. Pajak diperingan. Kedudukan mawali disejajarkan dengan muslim Arab.

Jabatannya sebagai Khalifah itu telah membagi kehidupan Umar menjadi dua bagian. Bagian pertama, kehidupan yang diliputi oleh kecongkakan, nyanyian-nyanyian, wangi-wangian dan kekayaan, serta serba neka dari gejala kemuliaan dan kekuasaan. Bagian kedua, yaitu kehidupan yang penuh dengan kepahitan dan perjuangan. Kehidupan yang serupa itu memang lazim dialami oleh raja-raja. Tetapi biasanya kehidupan yang pahit, getir dan penuh dengan penderitaan itu mereka alami sebelum menjadi raja. Dan setelah menduduki singgasana dapatlah mengenyam kenikmatan dan kebahagiaan hidup. Lain halnya dengan Umar bin Abdul Aziz ini. Di sebaliknya dari itu. Kehidupannya sebelum menjadi Khalifah penuh kebahagiaan dan kekayaan. Tetapi setelah menjadi Khalifah maka kehidupannya penuh dengan perjuangan, kesederhanaan dan kerja berat.105

Umar turunan Bani Umayyah; ayahnya Abdul Aziz bin Marwan, pamannya Khalifah agung Abdul Malik bin Marwan, sedang isterinya Fatimah binti Abdul Malik, saudara dari Al-Walid. Dari saluran ini ia beroleh rezeki yang baik serta mengenal dan mengenyam kehidupan dalam istana. Ia dididik dan dibesarkan dalam suasana yang penuh kenikmatan dan kemakmuran hidup. Harta kekayaannya berlimpah-limpah, sehingga ia memiliki tanah-tanah perkebunan di Hejaz, syam, Mesir, Yaman dan Bahrain. Dari sana ia beroleh penghasilan besar, sebanyak 40.000 dinar setiap tahun.

Dalam menjalankan kekuasaannya itu, ia mencampakkan seluruh cara hidup para raja seperti yang dilakukan oleh keluarga dan nene moyangnya, dan memilih bagi dirinya kehidupan yang hampir menyerupai kehidupan para khulafaur-rasyidin. Dan ia pun mengembalikan semua harta milik yang telah diwarisinya sendiri dengan cara yang tidak sah menurut syari’at, sehingga sampai-sampai ia mengembalikan perhiasan isterinya ke dalam baitul-maal. Dan dari jumlah 40.000 dinar yang menjadi penghasilannya setiap tahun, ia hanya mengambil bagi dirinya sebanyak 400 dinar setahun yang dimilikinya secara sah.

Adapun tanah-tanah yang dirampas, dan yang tak ada arsipnya, oleh Umar dinyatakan bahwa tanah-tanah tersebut dikembalikan kepada pemiliknya. Jika pemiliknya tak ada atau tidak diketahui, maka tanah itu dikembalikan ke Baitulmal.

Demikian pula ia telah memecat pejabat-pejabat dan petugas-petugasnya yang zalim dan menunjuk di tempat mereka orang-orang yang adil dan salih, serta menghapus pajak-pajak tidak sah yang tadinya dipungut dari rakyat oleh Bani Umayyah, dan ia membatalkan kewajiban membayar jizyah yang mereka tetapkan atas orang-orang yang baru masuk Islam dan mengirim perintah-perintahnya yang keras kepada para hakim agar tidak seorang pun, muslim atau non-muslim, didera walaupun hanya sekali tanpa haq dan agar tidak seorang pun dihukum dengan hukuman mati atau potong tangan sebelum menanyakan kepadanya dan meminta saran kepadanya.

Umar menghentikan peperangan-peperangan yang sedang dilancarkan terhadap golongan-golongan yang bukan Islam, atau terhadap kaum pembangkang dan pemberontak dalam kalangan kaum muslimin sendiri. Kemudian dilaksanakannya Dakwah Islamiyah kepada golongan-golongan yang bukan Islam itu, dengan menggunakan hikmah-kebijaksanaan serta pelajaran dan nasihat-nasihat yang baik. Terhadap kaum pembangkang dan Khawarij, maka Umar menundukkan mereka dengan dalil-dalil dan keterangan-keterangan yang dapat memuaskan hati mereka. Umar benar-benar telah mencapai sukses besar dalam kedua bidang usahanya itu. Ia berhasil dalam dakwahnya mengajak orang-orang yang belum Islam itu dengan menggunakan hikmah-kebijaksanaan serta pelajaran dan nasihat-nasihat yang baik. Terhadap kaum pembangkang dan Khawarij, maka Umar menundukkan mereka denagn dalil-dalil dan keterangan-keterangan yang dapat memuaskan hati mereka. Umar benar-benar telah mencapai sukses besar dalam kedua bidang usahanya itu. Ia berhasil dalam dakwahnya mengajak orang-orang yang belum Islam itu untuk masuk ke dalam agama Islam. Dan ia juga beroleh sukses dalam diskusi dan perdebatan dengan kaum pemberontak dalam kalangan kaum muslimin sendiri. Riwayat hidupnya yang harum semerbak itu merupakan pembantu yang baik baginya untuk mencapai kemenangannya itu, hingga akhirnya raja-raja masuka agama Islam berkat dakwah yang dilakukan Umar, dan kemudian diikuti oleh rakyat mereka. Begitu pula banyak penduduk Mesir, Siria dan Persia masuk Islam, yang sebelum itu belum lagi menganut agama islam, walaupun agama Islam itu telah masuk ke negeri mereka, karena sudah merasa puas dengan status mereka sebagai ahluzzimmi dengan kewajiban membayar jizyah. Kemudian mereka tertarik dengan sifat toleransi Umar untuk menganut agama Islam. Dan hal ini adalah salah satu sebab yang menjadikan masa pemerintahan Umar dikenal pula dengan sebutan “masa Islamnya negeri-negeri yang ditaklukkan”.

Umar mengurangi beban pajak yang biasa dipungut dari orang-orang Nasrani. Dan ia menghentikan pemungutan jizyah dari orang-orang yang masuk Islam di antara mereka. Maka berbondong-bondonglah mereka masuk Islam, karena penghargaan mereka yang tinggi terhadap agama Islam dan terhadap Umar pribadi, dan juga karena ingin bebas dari kewajiban membayar jizyah.

Umar menyamaratakan antara bangsa Arab dan yang bukan Arab, sebagaimana yang dikehendaki oleh syariat Islam. Dengan tindakan ini Umar telah berhasil mengatasi dan menghabisi masalah mawali yang sering dibicarakan dengan panjang lebar oleh para ahli sejarah.

Salah satu dari perbaikan-perbaikan yang dilakukan Umar ialah perbaikan tanah-tanah pertanian, penggalian sumur-sumur dan pembangunan jalan-jalan dan menyediakan tempat-tempat penginapan bagi orang-orang yang dalam perjalanan. Umar juga memberikan perhatian yang besar terhadap orang-orang miskin yang sangat memerlukan pertolongan, dan orang-orang sakit. Ia juga memperbaiki masjid-masjid, tetapi ia tidak begitu mementingkan segi keindahan masjid-masjid tersebut.

Perbaikan-perbaikan yang dilakukan Umar juga meliputi dinas pos. dinas pos itu diberinya tugas tidak hanya membawa berita-berita resmi dari para gubernur dan pegawai-pegawai kepada Khalifah saja, bahkan juga untuk meladeni kepentingan rakyat. Umar memerintahkan kepada pegawai pos supaya menerima semua surat-surat yang diserahkan orang kepadanya, untuk disampaikan kepada yang berhak.

Adalah wajar bahwa para gubernur juga mengikuti tindak-tanduk Khalifah Umar. Ia telah memilih mereka dengan cermat, dan mengawasi pekerjaan mereka dengan teliti. Adapun siasat Umar terhadap gubernur-gubernurnya, antara lain ialah menaikkan gajih mereka, sehingga gaji seorang gubernur di masa itu ada yang sampai 3000 dinar.

Umar meninggal dunia tatlkala badannya menjadi kurus, karena terlalu banyak mencurahkan tenaganya, dan terlalu mengekang nafsunya sampai hidupnya menderita.

Versi lain menyebutkan bahwa Umar wafat karena diracun dimakanan oleh kaum Umayyah.

 

 

 

Referensi:

Abul a’la al-maududi, Khilafah dan Kerajaan, Bandung: Mizan, tt

Dr.Badri Yatim, MA, Sejarah Peradaban Islam, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2006

Dr.Yusuf al-qaradhawi, Distorsi Sejarah Islam, Cet.I, Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2005

Prof.Dr.A.Syalabi, Sejarah dan Kebudayaan Islam, Jilid 2, Cet.IV, Jakarta: Al-Husna Zikra, 2000

W.Montgomery watt, Kejayaan Islam: Kajian Kritis dari Tokoh Orientalis, Cet.I, Yogyakarta: Tiara Wacana Yogya, 1990


Dikirim pada 24 Januari 2011 di Sejarah (history)
comments powered by Disqus
Profile

>>> Username : Rayhania >>> Nickname : IU >>> My name : Ayu ريحاني Thamreen >>> Fullname : سري ايو ريحانية بنت محمد حسني تمرين More About me

Page
Archive
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 199.791 kali


connect with ABATASA